photo header2-1.png

Deritanya Berakhir Bahagia

Seperti entri saya sebelum-sebelum ini... saya amat berminat dengan cara penulisan salah seorang kaunselor dari Seberang... hari ni, setelah beberapa detik tidak berblog, saya mencuri masa menziarahi blog beliau.... hmm ada sesuatu yang menarik perhatian saya... "Deritanya Berakhir Bahagia" unik jodolnya... saya cuba membaca dan menghayati apa yang beliau cuba sampaikan.... akhirnya saya bermonolog sendiri.... 

"oooo... ini rupanya"

saya cuba berkongsi kesedihan seseorang yang beliau kenal atau mungkin tidak untuk kita ambil pedoman....


Mengapa terkadang Allah membiarkan kita terluka dan menderita yang seolah tiada akhir, begitu teramat berat dan penuh tetesan air mata? Terluka itu indah, sebab luka dan derita adalah wujud Kasih Sayang Allah yang melatih kita agar bersabar dalam hidup ini, dengan kesabaran Cinta Allah menopang dan menguatkan kita menjalani "duri-duri" tajam taman bunga kehidupan sehingga deritanya berakhir bahagia. Begitu juga seorang perempuan muda yang hatinya terluka, air matanya menetes. Perjalanan hidupnya tidak selalu indah namun hatinya tegar bagai batu karang. Begitu sangat terpukul dengan keputusannya sendiri setelah memaksa minta cerai dari suaminya. Meskipun menang dalam keputusan sidang pengadilan dan berhak atas dua anaknya, rasa sepi dan sendiri, tertekan batin dan kekosongan pasca perceraian tetap menghantuinya.

'Saya menangis setiap kali mengingat kata-kata suami saya yang sangat menyakitkan hati, tetapi saya mencoba untuk memaafkan tetapi sangatlah sulit.' tuturnya. Untuk menghilangkan rasa perih dihati dirinya bekerja. Menyibukkan dengan berbagai kegiatan, malah membuat jauh dari Allah dan berlumuran dosa. Kehadiran laki-laki lain telah mengisi hatinya, tersadar atas semua perbuatan, Apakah Allah akan mengampuni dosa-dosa saya? Begitu tuturnya. Tidak lama kemudian, orang yang dicintainya malah memukulinya dan menginjak-nginjak harga dirinya. 'Saya hampir bunuh diri karena tidak sanggup menanggung derita ini Mas Agus, saya mencoba meminum racun serangga tapi teringat anak-anak ama siapa mereka kalo ibunya mati?'

Hari itu kedatangannya di Rumah Amalia untuk berbagi memohon Allah agar semua masalahnya bisa selesai. Air matanya mengalir dengan derasnya. Beberapa kali tisu digunakan untuk mengusapnya. Tak kuasa menahan kesedihan yang teramat dalam. 'Alhamdulillah, hati saya menjadi tenang.' ucapnya. Sebulan setelah itu dirinya bertemu dengan mantan suaminya. ' Sungguh ajaib, saya merasa sangat merindukan dia. Tidak ada lagi kebencian dihati saya.' Doa itu telah didengar oleh Allah, cintanya telah disatukan kembali. Akhirnya mereka sepakat untuk ishlah atau rujuk dan berkumpul kembali dalam mahligai rumah tangga penuh dengan kebahagiaan. Itulah bukti cintanya kepada Allah, deritanya berakhir bahagia.

posted by :agussyafii




za: Dari Abu Sa'id, Rasulullah bersabda, "Tidak ada seorang Muslim yang berdoa dengan suatu doa didalamnya tidak ada unsur perbuatan dosa atau memutuskan silaturahim kecuali Allah akan memberikan kepadanya tiga pilihan, pertama segera mengabulkan doanya, kedua menyimpannya untuknya diakhirat dan ketiga melepaskannya dari kesulitan atau semisalnya." (HR. Hakim).

Rasulullah menerangkan kepada kita bahwa Allah mengabulkan doa setiap hamba yang berdoa kepadaNya selama dirinya tidak bergelimang dengan hal-hal yang diharamkan, tidak meminta sesuatu yang mengandung dosa dan tidak memutuskan tali silaturahim. "Rasulullah menyebutkan bahwa seorang laki-laki yang menempuh perjalanan jauh rambutnya penuh dengan debu. Dia mengangkat tangannya ke langit sambil berkata, "Ya Rabbi! Ya Rabbi! sedangkan makanannya haram, minumannya haram maka bagaimana mungkin doanya dikabulkanNya?" (HR. Muslim).

Sahabatku, ditengah rasa perih dan terluka, jangan pernah putus asa dan putus harapan. Yakinlah Allah akan mengabulkan doa anda karena Allah akan memberikan yang terbaik menurut caraNya bukan menurut apa maunya diri kita. Maka kembalilah kepada Allah sepenuh hati. Serahkan beban hidup anda padaNya. Biarkan Allah memberikan yang terbaik untuk anda. "Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Dan masuklah ke dalam surgaKu." (QS. al-Fajr : 27-30).

0 comments:

PENAFIAN: Pembacaan dan penerimaan pembaca tentang isi kandungan blog ini adalah atas tanggungjawab pembaca sendiri. Blogger tidak bertanggungjawab untuk apa jua masalah yang timbul. Alizareesya Punya Cerita
.